Akar Masalah dan Pengalaman Masa Lalu

Artikel | No comments

the-root-of-the-problem

 

 

 

 

 

 

31 Maret 2015

Baru saja, saya selesai menikmati suatu buku yang usianya lebih dari setengah abad, karya Dr. Lewis R. Wolberg, seorang profesor dari New York University School of Medicine. Dalam salah satu bab buku tersebut, Dr. Wolberg membahas topik mengenai hypnoanalysis yang melibatkan age regression work untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan aspek psikologis.

Hypnoanalysis merupakan salah satu pendekatan hipnoterapi yang berfokus pada pencarian dan penanganan akar masalah dalam mengatasi suatu simtom yang muncul pada diri seseorang.

Secara garis besar, ada dua proses yang dicapai dalam hypnoanalysis, yaitu proses mengungkap (uncovering) muatan pikiran bawah sadar yang menjadi akar dari suatu masalah, dan proses edukasi ulang (re-education) agar seseorang mampu memiliki perilaku yang lebih adaptif.

Dalam buku tersebut, diceritakan beberapa contoh kasus menarik yang ditangani Dr Hugh Edward Wingfield. Salah satunya ketika ia membantu seorang wanita berusia 32 tahun yang memiliki ketakutan irasional setiap kali bertemu dengan orang lain. Tanpa alasan yang jelas, wanita tersebut sering merasa tidak nyaman di bagian kepala dan hidungnya ketika ada orang yang menatap matanya dari jarak yang dekat

Melalui age regression work, akhirnya ditemukan bahwa akar penyebab masalahnya bermula ketika wanita tersebut masih kecil, saat pengasuhnya sedang memandikannya. Pengalaman tidak menyenangkan ketika sang pengasuh menatap wanita tersebut dari jarak yang dekat lalu membasuh wajahnya hingga mengakibatkan sabun masuk ke hidung ternyata menyebabkan suatu pengalaman masa lalu negatif bagi wanita tersebut.

Inilah akar masalah yang menyebabkan munculnya perasaan tidak nyaman pada kepala dan hidungnya setiap kali ia dihadapkan pada situasi dimana ada orang lain yang menatap dirinya dari jarak yang dekat

Melalui penanganan akar masalah yang melibatkan age regression work, simtom yang muncul pada wanita tersebut akhirnya berhasil disembuhkan dan tidak pernah muncul lagi.

Contoh lainnya adalah ketika Dr. Wingfield membantu seorang remaja puteri berusia 14 tahun yang sering mengalami muntah. Remaja tersebut sebelumnya sudah berupaya mengatasi masalahnya melalui pengobatan medis, namun upayanya tidak memberikan hasil.

Melalui pendekatan hypnoanalysis yang melibatkan age regression work, ditemukan bahwa akar masalah yang menyebabkan munculnya muntah berasal dari peristiwa saat remaja tersebut masih berusia 3 tahun. Persisnya, disaat ia mengalami muntah karena melihat pajangan berbentuk "mummy" yang diletakkan ayahnya di rumah. Hanya dalam satu sesi terapi, akhirnya remaja puteri tersebut sembuh.

Berdasarkan contoh-contoh kasus tersebut, dapat dipetik suatu pelajaran yang sangat berharga bahwa bahwa pengalaman masa lalu yang pernah dialami seseorang, ternyata mempengaruhi pola perilaku seseorang di masa depan, meskipun seringkali tidak disadari.

Kabar baiknya, pengalaman masa lalu negatif yang seringkali menjadi akar penyebab masalah pada diri seseorang dapat ditangani melalui hipnoterapi yang menggunakan pendekatan hypnoanalysis.

Demikianlah kenyataannya.

Love,
Raditya Adinugroho
Professional Hypnotherapist
Email: adinugroho.raditya@gmail.com
Hp / Whatsapp: 08561642600
Pin BB: 7D00AE8C
Twitter: @radithypno

e brosur hipnoterapi juli

Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>