Critical Factor dan Hipnosis

Artikel | No comments

HYPNOTHERAPY shutterstock_120646351

 

 

 

 

 

 

16 November 2015

Sadarkah anda? setiap orang memiliki faktor kritis (critical factor). Critical factor merupakan suatu cara kerja pikiran manusia yang bekerja sebagai comparing mechanism dan berfungsi untuk menyaring berbagai informasi yang masuk ke dalam diri seseorang.

Saat seseorang mendapatkan suatu informasi melalui panca inderanya, maka critical factor akan bekerja dengan cara membandingkan informasi baru tersebut dengan 'data-data' lama yang telah ada di dalam pikiran.

Jika informasi tersebut sesuai dengan 'data' yang telah ada sebelumnya (familiar), maka informasi baru tersebut akan mudah sekali diterima.

Sebaliknya, jika informasi yang masuk tidak sesuai dengan informasi yang telah ada sebelumnya (tidak familiar), maka informasi baru tersebut akan cenderung ditolak

Ini merupakan kabar baik, namun sekaligus juga kabar buruk.

Kabar baiknya, seseorang akan cenderung menjadi konsisten terhadap siapa dirinya, bagaimana ia memandang dirinya dan bagaimana ia memandang dunia. Ia menjadi seseorang yang konsisten, stabil, dan tidak mudah berubah.

Namun, kabar buruknya, saat seseorang ingin melakukan suatu perubahan, ia akan mengalami kesulitan.

Contohnya: ingin memulai kebiasaan berolahraga namun selalu gagal. Ingin memiliki pikiran yang tenang, tapi justru selalu merasa stres. Ingin berhenti merokok dan hidup sehat, namun tetap saja merokok.

Di sinilah sebenarnya titik kunci penggunaan hipnosis untuk membantu seseorang untuk mencapai perubahan yang ia inginkan dengan cepat, mudah, dan efektif.

US. Dept. of Education, Human Services Division menyatakan definisi hipnosis sebagai berikut,

"Hypnosis is the bypass of the critical factor of the conscious mind followed by the establishment of acceptable selective thinking".

(Hipnosis merupakan suatu penembusan faktor kritis pikiran sadar, dilanjutkan dengan pembentukan suatu pemikiran / sugesti yang dapat diterima)

Ya, dengan menggunakan hipnosis seseorang menjadi mampu memby-pass critical factornya.

Dengan demikian, sugesti positif yang ia ucapkan sendiri maupun yang diberikan oleh orang lain, dapat diterima oleh pikiran (bawah sadarnya) dan mampu mengubah persepsi, belief, kebiasaan, dan perilakunya.

Love,
Raditya Adinugroho
Professional Hypnotherapist
Email: adinugroho.raditya@gmail.com
Hp / Whatsapp: 08561642600
Twitter: @radithypno
Pin BB: 7D00AE8C

e brosur hipnoterapi juli

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>