Waktu Tidak Bisa Menyembuhkan ‘Luka’ Anda. Inilah alasannya!

ArtikelUncategorized | No comments

Kesulitan tidur

 

 

 

 

 

 

11 Februari 2016

Sekitar satu minggu yang lalu, Dona (bukan nama sebenarnya) mengirim chat via whatsapp.

“Dit”, “need your help”.

Dona bercerita, sudah lama sekali ia tidak bisa merasakan tidur nyenyak. Ia ingin tidur nyenyak tapi selalu tidak bisa. Itu sebabnya, ia menghubungi saya ingin dihipnoterapi.

Seorang calon klien lainnya (sebut saja Ibu Noni), beberapa hari yang lalu juga menghubungi saya.

Ia mengirim pesan chat via whatsapp sekitar jam satu pagi dan mengeluhkan hal yang sama. Saya yang sedang tidur lelap tiba-tiba jadi terbangun karena kaget mendengar bunyi notifikasi handphone.

Ia bercerita, pikirannya seperti tidak bisa berhenti berpikir. Ia tidak bisa tidur.

Akhirnya, saya menjadwalkan sesi hipnoterapi pada hari yang sama, di siang harinya, untuk segera memberikan bantuan.

Pernahkah anda juga merasakan apa yang dialami oleh Dona dan Ibu Noni?

Anda merasa sulit tidur. Perasaan anda gelisah dan cemas. Pikiran anda rasanya terlalu aktif dan tidak bisa tenang. Parahnya, hal tersebut bukan hanya anda alami satu atau dua kali, tetapi sudah berulang-ulang kali!

Jika anda pernah atau saat ini sedang mengalaminya, anda tidak sendirian.

Kembali pada cerita Ibu Noni, akhirnya ia menjalani sesi hipnoterapi dengan saya di hari yang sama.

Ketika memulai sesi hipnoterapi, saya meminta Ibu Noni untuk mengisi intake form.

Intake form diperlukan agar saya dapat mengetahui informasi seputar biodata diri, kondisi permasalahan yang sedang dialami dan perubahan positif yang diharapkan setelah hipnoterapi.

Namun, saat mencoba mengisi intake form, beberapa kali Ibu Noni mengeluh kesulitan. Ia merasa seolah-olah ada yang menghambat otaknya untuk berpikir dengan jernih.

Saat saya melakukan prehypnosis interview, ia bercerita bahwa masalah kesulitan tidur yang ia alami sudah terjadi sejak satu tahun yang lalu. Ia merasa pikirannya seperti tidak bisa berhenti berpikir.

Ia juga merasa tidak bisa berpikir dengan jernih setahun belakangan, apalagi jika harus memikirkan hal-hal yang berat.

Tidak hanya itu, sejak satu tahun yang lalu pola makan Ibu Noni tidak teratur. Ia sering ‘lupa’ makan.

Saat anda membaca tulisan ini, anda mungkin merasa penasaran:

Apa yang menyebabkan Ibu Noni seperti itu?

Setelah saya menggali lebih dalam, semua masalah tersebut bermula saat setahun yang lalu ia mengalami konflik rumah tangga yang pelik dengan suaminya.

Sejak saat itu, ia mengaku merasa cemas, sedih, dan kesepian.

Namun, selama ini Ibu Noni tidak benar-benar melakukan upaya secara sadar untuk mengatasi masalahnya. Ia lebih memilih untuk bersikap 'dibawa santai aja' dan menyibukkan diri dalam aktivitasnya sebagai seorang pengusaha.

Pembaca, sadarkah anda? apa yang dilakukan oleh Ibu Noni adalah suatu cara yang umumnya dilakukan oleh banyak orang saat menghadapi masalah.

Ia tidak melakukan upaya secara sadar untuk mengatasi masalah dan menyembuhkan 'luka' di hatinya.

Ia lebih memilih untuk mengalihkan diri dengan menyibukkan diri terhadap aktivitas pekerjaannya (terlepas ia menyadarinya atau tidak).

Dari sisi cara kerja pikiran, kesibukan yang ia lakukan sebenarnya adalah suatu bentuk coping strategy untuk mengalihkan dirinya dari suatu 'luka' yang sedang ia coba kubur dan pendam.

Dengan menyibukkan diri, ia bisa ‘lupa’ terhadap masalahnya dan berharap waktu akan menyembuhkan segalanya.

Selain itu, sadari bahwa masalah kesulitan tidur, pikiran yang ruwet, dan sulit berpikir dengan jernih sebenarnya adalah suatu bentuk komunikasi dari pikiran bawah sadarnya.

Pikiran bawah sadar Ibu Noni memberikan suatu 'sinyal' kepadanya bahwa ada suatu masalah yang harus diselesaikan.

Ada 'luka' yang harus disembuhkan.

Sayangnya, Ibu Noni mengabaikan 'sinyal' tersebut dan terus menyibukkan diri dalam aktivitas pekerjaannya.

Apa dampaknya?

Akhirnya, pikiran bawah sadarnya terus memunculkan gejala masalah / simtom yang semakin mengganggu hingga Ibu Noni memperhatikan 'sinyal' tersebut.

Selama Ibu Noni tidak melakukan sesuatu untuk menyembuhkan 'luka' tersebut, maka pikiran bawah sadarnya, demi kebaikan Ibu Noni, akan terus memberikan 'sinyal' kepadanya.

Sinyal-sinyal tersebut bisa berupa perasaan tidak nyaman tertentu (aspek psikis) ataupun sensasi sakit di bagian tubuh tertentu (aspek fisik) .

Itulah mengapa, jika seseorang mencoba mengabaikan, mengubur, memendam sebuah 'luka', maka 'luka' tersebut tidak akan pernah sembuh dengan sendirinya.

Ia harus melakukan sesuatu untuk menyembuhkan 'luka' tersebut!

Untungnya, Ibu Noni memutuskan untuk meminta bantuan profesional yang bisa membantunya.

Dalam sesi hipnoterapi, saya membantunya melakukan restrukturisasi pada pikiran bawah sadarnya melalui empat landasan terapeutik:

  1. Menemukan akar penyebab masalah
  2. Melakukan emotional release
  3. Melakukan pembelajaran ulang pada pikiran bawah sadar (subconscious relearning)
  4. Memberikan berbagai sugesti positif

Dalam sesi tersebut, tangisannya pecah. Air matanya keluar begitu deras. Ia menangis hingga terisak-isak.

Ia berhasil menguras berbagai emosi / perasaan negatif yang selama ini terkubur dalam pikiran bawah sadarnya.

Namun, saat sesi hipnoterapi telah selesai, raut wajah Ibu Noni tersenyum dengan lebar. Ia mengatakan bahwa perasaannya kini jauh lebih baik.

Ia mengatakan, tidak menyangka akan menangis seperti itu dalam proses terapi. Saya mengatakan bahwa mengeluarkan air mata dan menangis adalah hal yang sangat wajar dan justru merupakan hal yang sangat baik dalam sesi hipnoterapi.

Saat ini, saya masih menunggu laporan perkembangan mengenai kondisinya. Saya mewajibkan setiap klien untuk melaporkan perkembangan diri yang klien rasakan seminggu setelah sesi hipnoterapi.

Saya doakan semoga Ibu Noni mampu mencapai perubahan positif yang ia inginkan. Amin.

Sambil mengakhiri tulisan ini, saya berharap kalimat di bawah ini bisa menjadi bahan renungan dan mengetuk 'pintu hati' kita bersama.

"Time alone does not heal. The secret is how you spend that time" -Mercia Tapping

Love,
Raditya Adinugroho
Professional Hypnotherapist
Email: adinugroho.raditya@gmail.com
Hp / Whatsapp: 08561642600
Twitter: @radithypno
Pin BB: 7D00AE8C

e brosur hipnoterapi juli

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>